Pertanian Tadah Hujan di Desa Banua Anyar

 

Ditulis oleh Puteri Syarfina Andivo Wahyudi

        Desa Banua Anyar yang terletak di Danau Salak, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan Astambul. Banua Anyar merupakan desa yang memiliki lahan pertanian juga perkebunan yang cukup luas. Hampir seluruh penduduk di desa ini memiliki lahan pertanian sendiri. Tak sedikit pula yang memiliki lahan perkebunan—kebanyakan perkebunan buah-buahan, namun ada juga perkebunan karet—.


        Kegiatan pertanian di Desa Banua Anyar menggunakan sistem pertanian tadah hujan. Pertanian tadah hujan adalah usaha pertanian yang memanfaatkan hujan sepenuhnya sebagai sumber air. Artinya, kegiatan pertanian di desa ini hanya dilaksanakan pada saat musim penghujan. Selain pertanian tadah hujan, desa ini juga memiliki satu ciri khas dalam melaksanakan kegiatan pertaniannya. Penduduk di desa ini biasa menyebutnya baandipan, yaitu tradisi gotong-royong dalam mengurus lahan pertanian. Yang dimaksudkan gotong-royong di sini berarti saling bantu-membantu kegiatan pertanian dari penanaman bibit sampai panen, dan dilakukan berbalas-balasan. Hampir setiap pemilik lahan tak sungkan membantu pemilik lahan lain dalam bertani maupun berkebun.


        Sistem pertanian tadah hujan di desa Banua Anyar sebenarnya bisa menjadi ciri khas desa ini, namun sistem ini juga memiliki kekurangan yang bisa berdampak pada kerugian para petani. Hal ini disebabkan karena lahan sawah tadah hujan adalah lahan yang tidak dapat diairi dengan ketinggian dan waktu tertentu secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengairan lahan sawah tadah hujan sangat ditentukan oleh curah hujan sehingga risiko kekeringan sering terjadi pada desa ini pada musim kemarau.

         Melihat keadaan ini, potensi desa Banua Anyar dapat digali lagi dengan mengembangkan sistem irigasi untuk lahan pertanian. Dengan adanya sistem irigasi, pengairan lahan tidak lagi dibergantung pada curah hujan. Pembangunan sistem irigasi ini diharapakan dapat membuat kegiatan pertanian di desa menjadi lebih produktif lagi dari yang sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potensi Desa Logam di Desa Ngingas